Pages

Kamis, 28 Agustus 2014

Baterai Baru Untuk Ibu


Sumber

Kasih Ibu kepada beta

Tak terhingga sepanjang masa

Hanya memberi tak harap kembali

Bagai sang surya menyinari dunia



Itulah lagu yang selalu Ibu nyanyikan untukku setiap malam. Lagu itu adalah lagu yang pertama kali aku hafal. Lagu sederhana dengan satu makna. Sesuai judulnya, “kasih ibu” itulah maknanya. Sang pencipta lagu ini sangat – sangatlah luar biasa hebat. Meski liriknya sederhana namun bagiku lagu ini adalah lagu terbaik sepanjang masa.


Ibu selalu menyanyikan lagu ini untuk menemani malam – malamku yang tenang disisinya. Meskipun suara Ibuku tak sebanding dengan suara penyanyi sekelas Mariah Carey ataupun Katy Perry, bagiku suara Ibu adalah suara Tuhan yang dititipkan melalui mulut indahnya. Aku bersyukur yang sebesar – besarnya kepada Allah SWT karena aku masih diberi kesempatan untuk merasakan kasih sayang seorang Ibu.

Jumat, 22 Agustus 2014

Papan Penanda Isi Hati / Kokoro no Placard Versi JKT48

Lirik Lagu JKT48 Kokoro no Placard
Klik gambar buat ngebaca

Nah tadi itu lirik lagu dari single terbaru JKT48 yang berjudul "Kokoro no Placard". Single ini akan rilis bersama sister group mereka yaitu AKB48 pada 27 Agustus 2014. Beda lagu beda rasa dong tentunya ? Beda group tentu beda penyanyi. Begitu pula "center" dari lagu ini. Jika center asli lagu ini adalah Mayu Watanabe yang menjadi "Queen of AKB48" tahun ini, maka versi JKT48 adalah Shania Junianatha. 

Senin, 09 Juni 2014

Kemana Pun Asyik Walau Modal "KATANYA" Tak Asik



Suatu hari, sepasang sepatu sedang bercengkrama menikmati masa – masa indah mereka. Dijemur sang pemilik. Setelah beberapa minggu mereka ga dicuci, inilah masa – masa yang menyenangkan bagi mereka. Sepasang sepatu itu sebut saja Kanan dan Kiri.
*now playing : Tulus – Sepatu*

Si Kanan ini ceritanya terpisah dari si Kiri karena tertukar dengan sepatu milik saudara waktu di  Jakarta. Si Kiri yang kesepian mencoba berharap si Kanan kembali. Sampai akhirnya mereka bertemu.

Si Kanan yang pulang dari Jakarta menceritakan betapa borosnya hidup di sana. Apa – apa mahal, dikit – dikit bayar, si Kanan sangat kesal karena di sana juga kotor. Si Kiri merasa kasihan karena si Kanan yang diperlakukan seperti itu. Akhirnya si Kiri punya inisiatif mengajak si kanan jalan – jalan keliling Ambarawa.

“Bro, jalan – jalan yuk!” ajak Kanan.
“emang lu ada duit?”

Kanan pun melihat isi dompetnya. 

Translate it on: